DATABASE AND DATA SECURITY STUDI KASUS PT. SIERAD PRODUCE TBK
PT Sierad Produce Tbk (“Perusahaan”) adalah sebuah badan hukum yang dibentuk pada tahun 2001 sebagai hasil penggabungan empat badan usaha yang bergerak di bidang usaha inti dari Sierad Group. Empat perusahaan tersebut adalah PT. Anwar Sierad Tbk, PT. Sierad Produce Tbk, PT. Sierad Feedmill dan PT.Sierad Grains. Bisnis inti mereka mencakup produksi pakan ternak dan produksi utama, peternakan dan penetasan, kemitraan, rumah potong dan produksi lanjutan serta nilai tambah dari berbagai produk daging ayam, peralatan peternakan ayam dan produksi tepung ikan. Perusahaan, dahulu bernama PT. Betara Darma Ekspor Impor, didirikan pada tanggal 6 September 1985. Nama yang ada sekarang mulai digunakan pada tanggal 27 Desember 1996 dalam rangka persiapan go-public di Bursa Efek Jakarta.
Perusahaan mengalami kemajuan usaha melalui komitmennya untuk menghasilkan berbagai produk yang berkualitas baik dengan standar internasional. Hal ini terlihat dari diterimanya berbagai penghargaan seperti HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), ISO 9001 dan Sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia karena perusahaan telah menetapkan metode pemotongan hewan yang sesuai dengan hukum Islam. Penerapan teknologi keamanan bio yang ketat, menjamin bahwa produk yang dihasilkan bersifat higienis, sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Informasi sebuah perusahaan mengandung nilai ekonomis maupun strategis, agar obyek kepemilikan dapat dijaga dengan baik, maka dibutuhkan metode pengamanan. Keamanan data sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak negatif yang dihasilkan oleh perkembangan teknologi. Sistem informasi sangatlah rentan terhadap berbagai gangguan keamanan yang dapat mengancam kelangsungan suatu organisasi atau perusahaan. Pentingnya keamanan sistem dapat dikarenakan beberapa hal yaitu: (1) Sistem dirancang untuk bersifat “terbuka”, seperti Internet (tidak ada batas fisik dan kontrol terpusat, perkembangan jaringan (internetworking) yang amat cepat; (2) aspek keamanan yang belum banyak dimengerti oleh pengguna dan menempatkan keamanan sistem pada prioritas yang rendah; dan (3) kurangnya keterampilan pengamanan.
Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan data (Backward Analysis), identifikasi kerawanan data pada transaksi bisnis, identifikasi metoda pengamanan data, serta identifikasi isu kode etik nasional dan internasional dengan mengambil studi kasus pada SBU Kemitraan PT Sierad Produce Tbk.
Berdasarkan ulasan yang telah dilakukan diperoleh informasi sebagai berikut:
- SBU Kemitraan PT Sierad Produce Tbk dalam menjalankan bisnis utama di bidang agroindustri dengan sistem kemitraan pembesaran ayam broiler (contract farming) telah menggunakan sistem informasi yang menggunakan database dengan software ERP Microsoft Dynamics Axapta dengan menggunakan jaringan Telkom VPN-IP dan server Microsoft SQL.
- Data-data yang terdapat dalam database terkait dengan data mitra, pemasok dan pembelian, pelanggan dan penjualan, petugas penyuluh lapangan, cash management dan data produksi.
- SBU Kemitraan juga memiliki kerawanan atas database yang dimilikinya. Beberapa kerawanan tertinggi yang perlu mendapatkan perhatian antara lain pengaksesan data yang terlarang, serangan virus, disaster recovery systemdan perangkat data recovery center yang masih berada pada ruang yang sama dengan server, turn-over karyawan IT yang tinggi serta, replika data yang tidak konsisten.
- Untuk menangani kerawanan database yang pada akhirnya menimbulkan ancaman, SBU Kemitraan menerapkan metode pengamanan data yang terkait dengan electronically safe, physically safe dan procedurally safe.yang telah dilakukan adalah seperti access right assignment, authentication, virus prevention, detection and removal, network protection and security, periodical data backup, monitoring system, establishment of IT organization, establishment of SOP and Training, standardized software, firewall installation, dan information Technology (IT) Audit. Khusus untuk database recovery system dan database recovery center, SBU Kemitraan harus mulai membuat perencanaan yang sistematis, sehingga meminimalisasi ancaman yang ditimbulkan.
- Terkait dengan isu kode etik, Indonesia sudah memiliki piranti-piranti pengendali dalam bentuk undang-undang dan peraturan terkait dengan ICT. Last but not least, piranti-piranti ini akan maksimal jika didukung dengan adanya komitmen masyarakat dan pemerintah dalam bentuk law enforcement yang kuat.
Pembahasan menyeluruh mengenai tulisan ini dapat dilihat pada format pdf dan word dokumen berikut :
DATABASE AND DATA SECURITY STUDI KASUS PT. SIERAD PRODUCE TBK PDF
DATABASE AND DATA SECURITY STUDI KASUS PT. SIERAD PRODUCE TBK
Beberapa sumber yang bisa dijadikan rujukan mengenai database dan database security dapat dilihat pada link di bawah ini:
- http://blogs.mcafee.com/corporate/mcafee-channel/database-security-a-profitable-and-differentiated-offering/comment-page-1#comment-159136
- http://blogs.kuppingercole.com/kuppinger/2011/03/31/database-security-a-strategic-perspective/
- http://blogs.oracle.com/securityinsideout/entry/database_security_the_first_st
- http://andisiegharts.blogspot.com/2009/11/database-security.html?showComment=1311602063826#c2614235763921381038
- http://www.kaliberdatasecurity.com/blog/?p=33&cpage=1#comment-643
- http://blog.propay.com/index.php/2011/06/01/ecommerce-security-questions-for-small-businesses/comment-page-1/#comment-4611
- http://yosike-1706.blogspot.com/2010/01/fungsi-firewall-dalam-jaringan.html
- http://blog.greensql.com/about/#comment-326
http://muhammadadri.wordpress.com/2009/11/01/materi-1-sistem-informasi-manajemen/
- http://s3mrp.blogdetik.com/2009/11/04/macam-macam-dbms-database-managemen-system/comment-page-1/#comment-33
- http://wafyes.blogspot.com/2009/10/keamanan-jaringan-komputer.html?showComment=1311606441156#c7869043088806309910
- http://www.ebizq.net/blogs/soainaction/2011/05/data_security_a_highly_dysfunc.php
- http://robbieandrean.blogspot.com/2011/04/kelemahan-yang-kerap-tidak-disadari.html?showComment=1311606585288#c1104307810576581071
“given the tools and mechanisms for data security is one of the investment company which is not small.” (Hary Purnama)